Ilmuwan, Agamawan dan Covid-19

Beberapa wabah yang pernah terjadi dalam sejarah kehidupan umat manusia selalu memunculkan polemik pada tiga pranata kehidupan: ilmuwan, agamawan, dan masyarakat umum yang memiliki kecenderungan mengikuti pandangan dua kelompok sebelumnya. Bagi masyarakat umum atau awam, apapun yang disebutkan oleh dua kelompok tersebut jika dirasakan dapat menguntungkan dan mampu memberikan solusi terhadap wabah dan bencana yang dialami, itulah yang akan mereka ikuti. Bagaimana menurut anda?

2 Responses to "Ilmuwan, Agamawan dan Covid-19"

Suheng said...

Assalamualaikum tanya ustadz...
Bagaimana kah cara menghitung zakat mal ? Apa saja yg perlu dizajati ?
Apakah untung dari perdagangan yg sudah dibelikan mobil misalnya.. Masih wajib dizakati juga?

islamiro said...

Waalaikum Salam. Maaf ini pertanyaannya tak pindah saja ke permasalahan hukum ya. biar nggak campur baur, saya buat judul tersendiri.

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Author Details