Hutang Puasa Romadlon Hingga Tiba Romadlon Berikutnya

Sebagai seorang perempuan, tentunya saat puasa Ramadhan tidak pernah penuh berpuasa selama 30 hari, karena haid. Ada pula perempuan yang hamil, nifaz, dan menyusui dalam bulan ramadhan itu. Pertanyaannya, bagaimana hukumnya bila kita masih punya hutang puasa pada Ramadhan tahun-tahun lalu, yang belum dibayar. Apakah masih bisa dibayar di tahun yang akan datang, atau dihitung sebagai dosa karena lalai?

1 Response to "Hutang Puasa Romadlon Hingga Tiba Romadlon Berikutnya"

islamiro said...

Meninggalkan puasa itu ada dua macam, ada yang disengaja dan ada yang karena udzur. Dua-duanya wajib membayar/mengqodlo’ puasa yang ditinggalkan itu. Bedanya kalau meninggalkan puasa dengan sengaja itu berdosa, jika karena udzur, seperti karena sakit, itu tidak berdosa.
Kemudian jika dia mengakhirkan qadla` puasa Ramadhan dengan sengaja, padahal dia bisa dan ada waktu untuk mengqadla’nya, sehingga masuk pada bulan Ramadhan tahun berikutnya. Maka selain dia wajib mengqadla` puasanya itu dia juga harus membayar fidyah (tebusan) yaitu memberi fakir miskin 1 Mud beras untuk setiap sehari puasa yang dia tinggalkan.
Dan pembayaran tebusan ini menurut pendapat yang mu’tamad menjadi berlipat sesuai jumlah tahun, terhitung sejak dia meninggalkan puasa. Misalnya dia meninggalkan puasa selama 4 hari ditahun 2015 dan baru bisa mengqadla`nya di awal tahun 2020, maka dia wajib mengqadla` puasa 4 hari dan membayar fidyah sebesar 96 ons. / 9.6 kg. (6 ons. x 4 hari x 4 (jumlah tahun)).
توشيخ على إبن قاسم صحيفه 116 : ومن أخر قضاء رمضان عامدا عالما بحرمة التأخير مع إمكانه بأن كان صحيحا مقيما زمنا يسع قضاء ما عليه حتى دخل رمضان آخر لزمه مع القضاء لكل يوم مد إن كان حرا ويأثم بهذا التأخير. إهـ
توشيخ على إبن قاسم ص 117 : ويتكرر المد في التأخير بتكرر السنين إذا أخر القضاء في كل سنة عمدا إن تمكن في كل سنة ولم يصم. إهـ
فتح المعين وحاشية إعانة الطالبين الجزء الثاني صحيفه 242 : ويجب على مؤخر قضاء لشيئ من رمضان حتى دخل رمضان آخر بلا عذر في التأخير بأن خلا عن السفر والمرض قدر ما عليه مد لكل سنة، فيتكرر بتكرر السنين على المعتمد. قوله؛ لكل سنة، وإنما يتكرر لأن الحقوق المالية لا تتداخل. وقوله؛ على المعتمد، مقابله لا يتكرر كالحدود فيكفي المد عن كل السنين. إه

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Author Details